3 Perbedaan Managed Switch dengan Hub

Jika dilihat dengan sekilas, kebanyakan dari Anda mungkin mengira bahwa managed switch dengan hub memiliki kesamaan. Meski bentuknya hampir mirip, akan tetapi ternyata terdapat beberapa perbedaan yang mencolok antara switch dan hub tersebut. Ingin tahu apa saja perbedaannya? Simak selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

Perbedaan Managed Switch dengan Hub

Perlu Anda ketahui bahwa hup merupakan sebuah perangkat yang bisa Anda gunakan untuk melakukan transfer bebrabagi data dengan menggunakan port hub yang sudah disediakan. Hub ini sendiri juga bisa Anda pakai untuk menghubungkan segmen LAN. Lantas apa yang dimaksud dengan switch? Switch merupakan sebuah jaringan yang dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan dengan memakai MAC Address.

Managed Switch dengan Hub

Untuk switch ini sendiri terbagi menjadi dua jenis yakni managed switch dan switch unmanaged. Apabila Anda memiliki jaringan dengan jangkauan yang cukup kecil, maka bisa menggunakan switch unmanaged. Tipe tersebut sangatlah praktis untuk digunakan sehingga Anda tidak perlu melakukan pengaturan konfigurasi.

Akan tetapi apabila Anda memiliki jaringan yang lebih luas maka pilihan yang tepat untuk digunakan adalah switch managed. Yang mana pada jenis switch yang satu ini Anda lebih leluasa dalam mengatur sendiri kecepatan port, host, dan lain sebagainya. Anda juga bisa membuat Virtual LAN pada perangkat yang satu ini.

Selain kedua jenis switch tersebut terdapat pula switch yang lainnya bernaa switch smart manage. Yang mana pada switch yang satu ini dapat menggabungkan tipe switch managed dengan switch unmanaged. Penggunaannya juga lebih simple tetapi fiturnya memang tidak selengkap managed switch.

Apabila dilihat dari fungsinya, switch dengan hub memang memiliki fungsi yang nyaris sama. Fungsinya yaitu dalam hal menghubungkan port yang ada pada komputer dengan memakai satu perangkat saja. Meski begitu, ternyata terdapat perbedaan mengenai dua perangkat tersebut yang cukup terlihat. Apa saja perbedaannya? Berikut diantaranya:

1. Memiliki cara kerja yang berbeda

Switch dengan hub mempunyai cara kerja yang berbeda. Hub sendiri hanya dapat menerima kemudian mengirimkan sinyal listrik dari kabel yang sudah disambungkan. Sementara pada switch memiliki cara kerja yang terbilang lebih kompleks. Yang mana tidak hanya dapat mengirimkan serta menerima sinyal saja, akan tetapi juga dapat melakukan proses informasi pada Layer Data Link.

Managed Switch dengan Hub

Dengan informasinya berupa MAC Address dari setiap perangkat atau komputer yang telah disambungkan.

2. Bekerja pada OSI layer yang berbeda

Meski Anda melihatnya dengan bentuk yang terlihat sama secara sekilas, akan tetapi terdapat beberapa hal yang berbeda yang menonjol pada OSI Layer. OSI Layer merupakan Open System Interconnection yakni model referensi yang memiliki bentuk kerangka konseptual untuk standar koneksi komputer. OSI Layer ini sendiri memiliki 7 tingkatan yang berbeda-beda.

Pada perangkat hub sendiri bekerja di OSI Layer yang pertama. Sementara pada perangkat switch bekerja pada OSI Layer 2 yang dapat menambah MAC Address berupa Data Link.

3. Segi kehandalannya

Jika dilihat dari segi kehandalannya maka antara hub dan switch dapat dikatakan lebih handal switch. Mengapa? Hal tersebut tak lain karena switch sudah menerapkan sistem seleksi untuk seluruh perangkatnya. Dengan begitu switch dapat memilih perangkat mana saja yang dapat terhubung dengan MAC Address.

Berbeda dengan hub yang tidak bisa melakukan hal tersebut. Itulah mengapa switch dikatakan lebih handal dibandingkan dengan hub. Saat Anda menggunakan hub, maka perangkat tersebut hanya menerima sinyal dari port kemudian mengirimkannya pada seluruh port yang ada. Hal ini berarti hub tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan penyeleksian port yang dapat menerima sinyal.

Itulah beberapa perbedaan yang bisa Anda ketahui mengenai perbedaan antara switch dan juga hub. Meski sekilas terlihat sama akan tetapi ternyata kedua perangkat tersebut memiliki perbedaan yang cukup mendasar jika dipelajari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *