Ahli Adaptasi, Yuk Cari Tahu 5 Perilaku yang Menonjol dari Orang Cerdas

Tidak sedikit orang yang berpikiran bahwa pura-pura mengetahui banyak hal, membuat anda terlihat pintar. Padahlal sikap seperti itu justru membuat beberapa orang muak, bahkan tidak respect. Lebih baik menjadi diam tetapi mengetahui ilmu lebih banyak. Dengan begitu orang lain jauh menaruh perhatian lebih pada anda karena tidak suka bicara omong kosong. Berikut perilaku yang menujukkan bahwa anda adalah orang cerdas, simak disini.

Pengambilan Sikap Tepat Saat Bersosial

1. Tingkat Penasaran Tinggi

Orang berilmu cenderung mempunyai daya penasaran yang tinggi, apalagi pada hal-hal yang belum Ia ketahui. Karena didorong oleh rasa ingin tahu mereka rela mengeksplor banyak hal untuk menemukan sesuatu yang baru. Apabila belum puas biasanya Ia tidak akan pernah menyerah, sampai mendapat apa yang diinginkan. Berawal dari rasa penasaran, orang-orang penuh keingintahuan tinggi dapat menemukan sesuatu yang berguna.

Ciri Orang Cerdas dan Jenius

2. Tidak Mudah Percaya

Sebagian besar orang mudah termakan omongan buruk, tanpa perlu menyeledikinya lebih dulu. Mereka suka menerima mentah tanpa repot memilah mana yang baik diterima atau tidak. Sehingga tak heran bila orang-orang seperti ini mudah dipancing emosinya, dan sukar mendengar sesuatu yang baik. Namun beda dengan orang yang memakai logika saat menerima informasi. Ia tak langsung menangkap hal tersebut dengan gamang.

Bagi orang yang tak mempercayai informasi abu-abu, Ia akan mencari kejelasan sampai menemukan bukti. Mungkin tidak akan mudah tetapi sudah menjadi prinsipnya tak menerima informasi secara bulat-bulat. Bahkan Ia akan mencari tahu entah membaca sumber-sumber kredibel, atau menggali cerita dari orang lain. Tidak heran apabila jenis orang seperti ini kebal terhadap berita hoax, atau cerita pura-pura dari orang lain.

3. Tidak Terlalu Suka Bising

Ada sebagian orang yang harus bekerjaan dalam keadaan sunyi dan tenang, serta tidak suka diajak berbicara. Bagi mereka suasana yang damai akan membantu ide-ide mengalir dengan baik, sehingga bisa menghasilkan inovasi baru. Bukan berarti Ia adalah orang yang tidak pandai berbaur dengan masyarakat. Tetapi Ia hanya butuh waktu sendiri agar bisa konsentrasi dengan pekerjaan yang dihadapi.

Terkadang orang cerdas dikaitkan dengan kepribadian introvert, padahal keduanya cukup berbeda. Si ahli beradaptasi ini hanya diam pada waktu-waktu tertentu, misalnya saat pembicaraan mulai terasa omong kosong. Sehingga bersimpangan dengan sifat aslinya yang menyukai hal realistis. Jadi terkesan diam dan tidak banyak berbicara, padahal Ia baru bicara seperlunya saja.

4. Paham Berbagai Topik

Efek dari rasa penasaran yang tidak mau berhenti, membuatnya penuh pengetahuan dan informasi baru. Ia pintar menghubungkan sebuah topik menjadi rangkaian berbagai topik yang sedang dibicarakan. Cenderung mudah mencerna apa yang sedang menjadi bahan diskusi. Sehingga orang lain menganggap bahwa pola berpikirnya sangat cepat dan terbuka dengan hal baru.

Orang Cerdas brain overload

5. Punya Kontrol Diri Baik

Orang yang memiliki penguasaan emosi stabil memang terlihat berbeda dari lainnya. Ia tidak akan mudah mengambil keputusan yang tergesa-gesa. Jika melibatkan diri dalam urusan bisnis, tentu Ia akan menghitung untung dan rugi secara detail. Selain itu si ahli beradaptasi ini tidak mudah terpancing dengan hal-hal negatif. Ia akan diam sebentar lalu mencerna maksud dari si penyampai informasi.

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda, tidak dapat disamakan satu sama lain. Ada orang dengan emosional tinggi, sehingga mudah tersulut amarahnya. Dan ada pula yang diam mendengarkan, tetapi Ia mencerna informasi dengan baik. Jenis orang seperti itulah ternyata termasuk ciri orang jenius. Lebih suka bekerja dalam diam dan tidak mengumbar obrolan tidak masuk akal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *