BRI Agro Digital Untuk Para Pegiat Agribisnis

Ada hal yang cukup menarik yang ditampilkan dalam salah satu laman blog pada BRITECH blog beberapa waktu lalu. Hal menarik yang dimaksud adalah suatu program baru dari BRI yang disebut dengan istilah BRI agro digital. Istilah tersebut tentu merupakan istilah baru yang belum banyak diketahui oleh khalayak umum, termasuk oleh para nasabah BRI agro sendiri. Sehingga banyak diantaranya yang tak ragu mencari informasi terkait di internet bahkan mendatangi kantor perwakilan BRI agro terdekat.

BRI agro digital sebetulnya merupakan suatu platform digital yang BRI agro siapkan untuk membantu para pegiat agribisnis yang juga sekaligus sebagai nasabah mereka. Dikembangkannya BRI agro digital tentu bukan tanpa sebab, pasalnya ada alasan kuat mengapa hal tersebut BRI lakukan.

Pasalnya didasarkan pada suatu studi yang dijalankan oleh salah satu perusahaan konsultan kelas dunia kepada sekitar 26 negara-negara diluar wilayah Eropa, menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi mobile di kalangan petani bisa meningkatkan pendapatan bersih mereka sampai sebanyak 11%. Itulah sebabnya, BRI agro mengembangkan beragam produk-produk digital dengan User interface yang pastinya mudah dan familiar digunakan oleh semua orang, terutama para pegiat dunia agribisnis.

BRI Agro Digital Agribisnis tanam subur

Salah satu bentuk nyata sudah diterapkannya BRI agro digital adalah adanya produk pinjaman digital yang diberi nama Pinang alias pinjam tenang. Aplikasi tersebut sudah dilengkapi beragam fitur yang bisa mempermudah proses peminjaman, seperti misalnya verifikasi digital, scoring digital dan tentu tak ketinggalan penandatanganan digital. Hal yang lebih menarik lagi adalah proses pencairan dana dari pengajuan pinjaman tadi bisa dilakukan hanya dalam waktu tak lebih dari 15 menit saja.

Tentu sudah bukan rahasia lagi jika soal permodalan merupakan perihal yang seringkali menjadi batu sandungan bagi siapa saja, tak terkecuali dengan para pelaku industri agribisnis. Sehingga tak berlebihan rasanya apabila salah satu produk konkret dari program BRI agro tersebut layak dikatakan sebagai terobosan yang benar-benar diharapkan dan dibutuhkan oleh para pelaku industri agribisnis di Indonesia.

Untuk semakin menunjukkan keseriusan dari program BRI Agro, diluncurkan pula produk lain selain Pinang alias pinjaman tenang tadi. Seperti yang pada peringatan hari ulang tahun BRI Agro ke-31, diluncurkanlah aplikasi internet banking bernama “BRI Agro Digital”, kemudian ada pula platform untuk pendidikan dan juga pelatihan kepada nasabah dengan nama “BRI Agro Digital Learning”, dan juga satu lagi yaitu “BRI Agro Smart Village” guna melakukan pemberdayaan kepada masyarakat terkait agribisnis pada sektor perikanan dengan cara memberikan pelatihan dan juga meningkatkan literasi akan keuangan.

BRI Agro Digital Agribisnis tanam subur

Hal yang cukup membanggakan selain dari telah diluncurkannya platform-platform digital dari BRI agro sebagai wujud nyata program BRI agro digital mereka, ternyata BRI agro dianggap sebagai satu-satunya bank buku 2 yakni bank yang kepemilikan modal intinya berada di kisaran 1 triliun rupiah sampai kurang dari 5 triliun rupiah yang sudah didukung produk CMS alias cash management system. BRI agro sendiri membangun CMS tersebut dengan tujuan mempermudah para pegiat Agribisnis untuk mengelola keuangan mereka sejak mulai level plasma yaitu petani sampai level inti yaitu korporasi.

Itu dia sedikit informasi tentang BRI agro digital yang mungkin masih menjadi hal yang tak begitu dipahami bagi masyarakat awam. Informasi tentang BRI agro yang diambil dari salah satu laman blog BRI kiranya semakin menunjukkan betapa bermanfaatnya kanal BRITECH blog yang BRI kembangkan. Karena dengan demikian, nasabah maupun masyarakat secara umum bisa mendapatkan informasi yang valid tentang BRI dari sumber yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *