Kok Beda Sih Telesales Dan Telemarketing Di Indonesia ?

Keberadaan telemarketing dan telesales menjadi sangat penting, atau bahkan dapat dikatakan sebagai ujung tombak perusahaan. Sebab, mereka dapat menciptakan adanya penetrasi penjualan yang akan mempengaruhi nasib perusahaan ke depannya, apakah akan semakin maju atau malah mengalami kemunduran penjualan. Walaupun banyak teknologi yang muncul, namun telemarketing Indonesia masih dianggap efektif untuk mendongkrak penjualan, berikut ulasannya.

Ketahui Perbedaan Dan Tugas Utama Antara Talesales Dan Telemarketing

1. Perbedaan Antara Talesales Dan Telemarketing

Sebagian orang masih bingung mengenai perbedaan antar telemarketing dengan telesales. Hal ini dapat menjadi bukti bahwa masyarakat kurang memahami nilai penting dari adanya sebuah layanan yang berada di suatu perusahaan. Salah satu perbedaan besar yang terlihat dari keduanya adalah telesales dalam sejarah lebih dulu ada dari pada telemarketing. Telemarketing lebih digunakan secara menyeluruh, sedangkan telesales hanya salah satu elemen komponennya.

in house Telemarketing Indonesia

Telemarketing merupakan sebah layanan yang menghasilkan ketertarikan pelanggan, menciptakan adanya peluang, memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan konsumen, mendapatkan feedback dari kostumer, membuat berbagai janji hingga memberikan arahan penting melalui media telephon. Tugas utama dari tim telemarketing Indonesia adalah menemukan berbagai prospek, membuat calon pembeli mengetahui produk yang sedang dipasarkan beserta penawarannya.

Talesales merupakan sebuah layanan yang bertugas untuk menjual produik atau jasa secara langsung kepada para pelanggannya, namun melalui via telephon. Kegiatan utama dari seroang telesales adalah mengkonvresi segala peluang yang bersal dari pelanggan atau calon pelanggan anda untuk bisnis yang dijalankan. Itulah perbedaan nya

2. Tugas Utama yang Harus Dikerjakan

Untuk tim telemarketing, mereka akan menjalankan setidaknya 5 tugas utama dalam kegiatan sehari hari. Yang pertama adalah, telemarketing membutuhkan beberapa waktu dan biaya untuk bisa menemukan calon pelanggan atau menumbuhkan minat konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Yang kedua, telemarketing Indonesia harus menyediakan prospek untuk tim talesales yang sesuai dengan target mereka.

Tugas yang ketiga dari tim telemarketing adalah menyajikan dan mengenalkan brand, produk, maupun jasa kepada para konsumen ataupun para buyer. Tugas yang keempat adalah telemarketing harus mengumpulkan berbagai saran dari para pelanggannya. Hal ini berfungsi sebagai bahan masukan agar ada perbaikan terhadap sistem dan adanya inovasi terbaru dari produk yang dipasarkan.

Telemarketing Indonesia

Dan tugas yang terakhir dari tim telemarketing adalah untuk memberikan segala kebutuhan yang dibutuhkan oleh pelanggan, salah satunya dengan memberikan pelayanan terbaik hingga pelanggan puas. Tidak mengherankan bila keberadaan telemarketing sangat dibutuhkan oleh perusahaan yang sadar akan kebuuthan para pelanggannya. Dengan memberikan pelayanan terbaik, tentu penjualan akan semakin meningkat.

Sedangkan tugas dari tim talesales, dibagi menjadi 4 kegiatan. Tugas pertama yang harus dilakukan oleh tim ini yaitu untuk mengkonversi setiap data pelanggan. Hal ini berfungsi agar mereka tertarik untuk melakukan transaksi pemebelian produk atau jasa dengan perusahaan. Tugas yang kedua yaitu berupaya meningkatkan volume penjualan, yang berfungsi menyeimbangkan antara biaya dan pengeluaran dana serta usaha.

Tugas dari telesales yang ketiga adalah merespon cepat mengenai data para pelanggan, entah itu pelanggan lama maupun pelangan baru yang telah diberikan oleh pihak telemarketing Indonesia agar dapat di follow up sesegera mungkin. Tugas terakhir dari tim ini adalah mampu menekan biaya pemasaran sekecil apapun itu, terutama untuk pengeluaran post transportasi. Sebab, penjualan yang dilakukan melalui media telephon dianggap paling murah dan cepat.

Tenaga telemarketing dibutuhkan perusahaan, ketika anda tidak memeiliki modal kemampuan dalam bidang komunikasi dengan konsumen, terutama untuk memberikan segala informasi mengenai prosuk maupun jasa yang ditawarkan perusahaan. apabila perusahaan juga tidak mampu menggerakkan minat konsumen untuk membeli produk anda, maka sangat jelas perusahaan membutuhkan tenaga telemarketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *