Sudah Tau Biaya Perbaikan Mobil Penyok ? Simak Disini

Melihat kendaraan yang penyot akibat dari kecelakaan, memang terasa menjengkelkan. Bodi kendaraan akan terlihat kurang menarik dan terlihat seperti keseluruhan mobil akan rusak. Untuk memperbaikinya, datangi bengkel khusus memperbaiki bodi kendaraan di sekitar anda. Bengkel untuk memperbaiki bodi kendaraan yang penyok, sudah banyak macamnya, dan dibandrol dengan harga yang berbeda di setiap tempatnya. Yuk simak biaya perbaikan mobil penyok.

Biaya Perbaikan Mobil

Perbandingan Harga Antara Bengkel Resmi Dan Bengkel Pinggir Jalan

1. Memperbaiki Kendaraan Lewat Bengkel Pinggir Jalan

Menurut dari beberapa sumber pemilik bengkel jalanan, mereka mengatakan bahwa harga yang ditetapkan akan berbeda untuk setiap mobilnya. Hal ini juga bergantung dari jenis mobil dan kerusakan yang dialami kendaraan. Tingkatan kerusakan akibat penyok dibagi menjadi 3, yaitu bersifat ringan, medium, dan parah. Jika dirasa penyok hanya sedikit dan kecil, maka perawatannya pun ringan dan tidak terlalu besar dan begitu pula sebaliknya.

Berdasarkan narasumber, untuk biaya perbaikan mobil penyok dengan kerusakan ringan, anda akan dibandrol dengan harga dibawah Rp. 300.000. Harga tersebut tidak akan berlaku bagi kendaraan yang memiliki tingkat kerusakan parah. Untuk memperbaiki penyok parah, anda harus merogoh kantong lebih dalam karena menyentuh angka jutaan rupiah. Memperbaiki bodi kendaraan penyok parah, juga memerlukan waktu lebih banyak, sehingga anda harus bersabar.

Setiap bengkel, tentu memiliki harga yang berbeda untuk memperbaiki bodi kendaraan yang penyot. Selain dari kuantitatif kerusakan, harga yang dibandrol akan disesuaikan dengan kualitas yang diberikan. Terdapat beberapa bengkel pinggir jalan yang membandrol harga sedikit lebih tinggi daripada bengkel pinggir jalan lainnya, namun harga itu berani dipasang karena sejajar dengan tingkat kualitas dan pelayanan yang diberikan. Sesuai dengan istilah “ada barang, ada harga”.

Biaya Perbaikan Mobil Penyok

Pada beberapa narasumber pemilik bengkel jalanan mengakui bahwa, jika biaya perbaikan mobil penyokbiasa dibandrol setengah juta rupiah, sudah termasuk pengecatan kendaraan. Namun jika, kendaraan mengalami kerusakan tingkat tinggi, pemilik kendaraan harus menebus pembayaran menjadi lebih dari Rp. 20 juta rupiah. Tentu saja angka ini sungguh fantastik untuk pengembalian bodi mobil saja. Bahkan diketahui, harga tersebut belum termasuk harga pengecatan.

2. Memperbaiki Kendaraan Lewat Bengkel Resmi

Sudah bukan rahasia umum jika, harga yang ditetapkan oleh dealer resmi akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan bengkel pinggir jalan. Namun, bengkel resmi juga membedakan menjadi beberapa jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, hingga kerusakan yang paling parah. Harga yang ditetapkan, akan disesuaikan dengan berbagai kondisi kendaraan yang akan diperbaiki. Harga tersebut, biasanya belum termasuk harga pengecetan ulang kendaraan.

Untuk memperbaiki mobil yang penyok parah, tentu memerlukan waktu yang lebih banyak dan tenaga ahli yang profesional. Menurut dari beberapa sumber, biaya perbaikan mobil penyok akan lebih tinggi dari pada pengecetan kendaraannya. Jika bertanya mengenai penyok standar, kemungkinan akan dibanrol dengan harga sekitar Rp. 700.000 keatas hingga menyentuh angka jutaan rupiah. Harga tersebut, juga bisa berbeda jika kondisi penyok termasuk parah.

Bodi kendaraan yang penyok akibat dari suatu bencana, akan mengganggu penampilan kendaraan. Terutama ketika kendaraan tersebut mengalami penyok parah, tentu saja kendaraan terlihat seperti tidak bisa digunakan kembali. Agar tampilan kendaraan kembali seperti semula, banyak pemiliknya yang mendatangi dealer resmi untuk menjaga keamanan kendaraan. Hanya saja, biaya yang harus dikeluarkan akan sedikit lebih besar, dari pada ketika memperbaikinya di bengkel pinggir jalan. Namun, semua keputusan itu ada di pihak anda sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *