Tetap Eksis, Berikut Cara Cafe Bisa Bertahan di Masa Pandemi

Wirausaha menjadi salah satu sektor yang terkena dampak akibat pandemi virus corona jenis baru yaitu Covid-19. Sehingga bagi para pelaku usaha harus ekstra memutar otak agar bisnisnya tetap bisa bertahan di tengah pandemi. Dengan memanfaatkan teknologi dan jeli melihat kesempatan merupakan beberapa kunci agar bisnis bisa terus bertahan selama pandemi. Berikut beberapa cara pemilik cafe untuk bisa bertahan.

Cara Pemilik Usaha Bisa Bertahan Selama Pandemi

1. Menyediakan Fasilitas Kesehatan

Tidak sedikit pemilik usaha yang saat ini masih bertahan, mereka menyediakan berbagai fasilitas kesehatan seperti tempat cuci tangan, bilik disinfektan dan handsanitizer. Fasilitas tersebut mendukung untuk para pelanggan yang datang ke kedai tersebut untuk selalu menjaga kebersihannya. Cara yang satu ini lebih efektif untuk meminimalisir penyebaran virus yang sedang mewabah saat ini.

Cafe Bisa Bertahan di Masa Pandemi Kontroversial Ini Peluang Usaha Yang Timbul Akibat Wabah Virus Corona

Tempat cuci tangan yang disediakan harus berada di pintu masuk untuk meminimalkan resiko penularan virus ketika akan masuk kedai. Yang perlu dipersiapkan tiap saat di tempat cuci ini adalah air mengalir dan sabun antiseptik. Setiap orang yang akan masuk ke kedai baik itu karyawan ataupun pelanggan diwajibkan untuk mencuci tangannya terlebih dahulu. Kedai juga harus menyediakan hand sanitizer di tiap sudut kedai ini.

2. Memberikan Batas Jarak Antar Pelanggan

Selain memberikan fasilitas kesehatan, beberapa pemilik kedai juga memberikan batas jarak antara 1 hingga 2 meter untuk tiap-tiap meja. Jaga jarak ini juga merupakan salah satu protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk warganya. Oleh sebab itu, para pemilik kedai juga menerapkannya agar antar pelanggan tidak berdekatan satu sama lain. Selain itu, biasanya juga terdapat penghalang di tengah-tengah meja seperti plastik bening.

3. Mewajibkan Karyawan Untuk Taat Protokol

Karyawan yang tiap kali akan melakukan aktivitasnya di kedai maka diwajibkan untuk rajin mengecek suhunya terlebih dahulu. Saat ini screening suhu tubuh menjadi hal normal mulai dari perkantoran, pertokoan, mal, hingga area transportasi publik. Dengan menyediakan petugas dengan thermo gun di pintu masuk kedai maka bisa mencegah karyawan yang memiliki gejala demam masuk dan bisa menularkannya ke orang lain.

Selain pengecekan suhu, dengan mewajibkan karyawan memakai masker juga bisa mencegah penularan virus ketika sedang berbicara atau melayani pelanggan. Tetapi ternyata tak hanya itu, cara ini juga bisa untuk meyakinkan pelanggan bahwa makanan dan minuman yang disajikan oleh kedai tersebut bebas dari kontaminasi virus yang disebarkan melalui cipratan air liur yang keluar ketika berbicara atau batuk.

4. Menyediakan Layanan Delivery Online

Penjualan daring saat ini menjadi andalan ketika masyarakat berdiam diri di rumah dan membeli segala kebutuhan melalui internet. Dengan memaksimalkan semua layanan daring dan membuat aplikasi atau platform yang mudah diakses oleh pelanggan cafe anda, maka akan mempermudah pelanggan memesan makanan atau minuman di tempat makan atau kedai anda.

Cafe Bisa Bertahan di Masa Pandemi

Sebagai alternatifnya, anda bisa bergabung ke berbagai e-commerce untuk memperluas lapak dagangan di dunia maya. Dengan melakukan pemesanan lewat online, maka pelanggan bisa memilih menu makanan yang tersedia kemudian akan diantar melalui jasa antar pesanan. Pemesanan juga bisa dilakukan langsung lewat sosial media atau marketplace. Dengan mencegah pelanggan makan di tempat, maka resiko penularan virus juga dapat dikurangi.

Itulah beberapa cara yang digunakan oleh kedai atau tempat makan yang masih bertahan di masa pandemi seperti ini. Saat memasuki masa new normal, pastikan dengan tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan. Maka dengan begitu, akan membantu melindungi anda dan orang di sekitar, untuk tidak tertular virus corona yang sedang mewabah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *