Yuk Cari Tahu 3 Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat

Harga produk menjadi salah satu pertimbangan bagi konsumen selain kualitas. Maka sebagai pelaku bisnis, anda tidak bisa menetapkan harga jual produk dengan sembarangan. Harga yang terlalu murah bisa menyebabkan usaha anda mengalami kerugian. Sebaliknya, harga yang sangat tinggi akan membuat konsumen berpikir beberapa kali untuk membeli produk anda. Maka cara menentukan harga jual produk yang tepat adalah sebagai berikut.

3 Tips Mudah Menetapkan Harga Jual Produk

1. Memakai Harga yang Sudah Ditetapkan Oleh MSRP

MSRP (Manufacturer’s Suggested Retail Price) merupakan harga yang disarankan oleh pabrik, untuk digunakan oleh pengecer jika ingin menjual produk kembali. Penetapan MSRP yang dilakukan oleh pabrik, bertujuan untuk menstandarkan harga produk di berbagai tempat dan pengecer. Biasanya pengecer menggunakan harga ini untuk produk yang memang sudah terstandarisasi, misalnya saja untuk barang elektronik seperti televisi, laptop, maupun smartphone.

cara menentukan harga jual produk

Keuntungan dari adanya MSRP bagi pengecer yaitu dapat menghemat waktu. Mengingat anda tidak perlu lagi menghitung berapa harga yang tepat untuk produk tersebut. Sayangnya, anda akan kesulitan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, dan produk yang anda jual juga harus bersaing ketat dengan pengecer yang lain. Apalagi hampir semua pengecer produk yang sejenis, akan menjual kepada konsumen dengan harga yang sama.

2. Menggunakan Strategi yang Tepat

Sebenarnya cara untuk mendapatkan keuntungan yang banyak tidak hanya dilakukan dengan mengutamakan biaya produk. Apalagi tinggi rendahnya harga produk juga dipengaruhi oleh keadaan. Sebagaimana jika anda menjual di tempat yang terbatas dengan produk tersebut, tentu harga produk juga lebih mahal. Maka anda bisa menggunakan rumus harga eceran = (Biaya Barang) : (100 – persentase kenaikan harga) x 100.

Jadi ketika anda membeli produk dengan harga Rp 100 ribu dengan kenaikan jual sekitar 35%, maka perhitungan harga jual dengan (Rp 100.000) : (100 – 35%) x 100 = Rp 153.847. Dengan demikian, anda bisa menjual kepada konsumen dengan harga Rp 154.000. Cara menentukan harga jual produk ini bisa anda gunakan untuk produk yang akan dijual secara eceran. Namun, anda perlu memastikan terlebih dahulu jika produk tersebut memenuhi standar dan kelayakan.

3. Menggunakan Harga Paketan

Selain mengecer untuk setiap jenis produk, anda juga bisa menggunakan harga paketan yaitu menjual beberapa produk dalam satu paket dengan harga yang lebih terjangkau. Cara ini dinilai sangat efektif, jika memang tujuan anda ingin menjual produk dalam jumlah yang lebih banyak. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang telah dilakukan pada pembelian produk saat konsol genggam game Boy Nintendo pertama kali dijual di pasaran.

cara menentukan harga jual produk menentukan harga jual

Dari riset tersebut, didapatkan jika pembelian lebih besar apabila produk dijual secara building dibandingkan saat dijual secara satuan. Contoh produk yang sering dijual dengan harga paketan diantaranya pakaian dalam, kaos dan kaos kaki. Beberapa produk makanan juga sering dijual dalam bentuk paket bersama minuman. Namun, untuk menentukan harga paketan sendiri harus lebih murah jika dibandingkan saat konsumen membeli produk satu persatu.

Dari ketiga cara diatas, anda bisa memilih mana harga jual yang sekiranya menguntungkan bagi anda dan juga tidak memberatkan bagi konsumen. Jangan sampai produk yang anda jual tidak diminati konsumen akibat penetapan harga jual yang terlalu tinggi. Apalagi tujuan menjual produk tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan saja, melainkan bagaimana agar anda bisa memberikan produk dengan kualitas terbaik kepada pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *