Yuk Intip Kiat Menghadapi Kondisi IHSG Turun

Dunia saham memang selalu menjanjikan keuntungan yang besar bagi siapa saja yang menginginkannya. Sayangnya, kegiatan investasi yang satu ini juga bisa mengalami kerugian. Tentunya, kondisi ekonomi yang menurun bisa berdampak pada IHSG turun sehingga memiliki risiko kerugian. Oleh karena itu, berikut beberapa hal untuk menghadapi kondisi ini.

Tips Jitu Menghadapi Harga Saham Yang Mengalami Penurunan

1. Tunggu Hingga Kepanikan Selesai

Kepanikan seringkali dapat membuat seseorang untuk bertindak gegabah. Begitu pula, kondisi penurunan IHSG juga bisa memicu berbagai sentimen negatif di pasar saham. Bahkan, orang yang merasakan kepanikan ini juga dapat mempengaruhi harga pasar sehingga anda bisa menemui banyak saham yang bisa dimiliki dengan mudah dan murah.

IHSG Turun

Meski demikian, anda sebaiknya mampu mengendalikan diri agar tidak terbawa oleh kondisi kepanikan ini. Tentunya, beberapa saham yang dijual murah saat ini tidak selalu mendatangkan keuntungan. Dalam hal ini, anda tentu harus memperhitungkan kondisi keuangan dan saham yang anda miliki maupun kondisi saham yang ingin dibeli agar tidak mengalami kerugian.

2. Nilai Toleransi Risiko Anda

Berbagai hal yang dilakukan selalu memiliki risiko yang harus diperhitungkan. Tentunya, penurunan IHSG juga harus menjadi pertimbangan anda untuk menganalisis risiko maupun menyusun strategi investasi. Dalam hal ini, anda juga harus memperhitungkan jumlah risiko yang bisa terjadi agar risiko tersebut masih dapat ditangani.

Jika hasil perhitungan berupa risiko menunjukkan kerugian, maka alangkah baiknya mempertimbangkan pola gaya hidup untuk mengatasi risiko tersebut. Anda bahkan bisa meminimalisir risiko dengan cara lebih menghemat pengeluaran yang biasa dilakukan sambil menunggu rebound.

Selain itu, anda juga harus mencari tahu semua kebutuhan yang harus dipenuhi. Kemudian, dana yang biasanya disediakan untuk kebutuhan sekunder bisa dialihkan ke dalam dana yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Dengan demikian, anda bisa mengetahui dengan pasti posisi keuangan anda agar tidak kekurangan.

3. Simpan Saham Yang Dimiliki

Menyimpan saham juga bisa dilakukan ketika penurunan IHSG. Tentunya, saham yang memiliki fundamental yang bagus seperti big cap atau blue chips harus dipertahankan. Kondisi fundamental saham yang bagus memungkinkan saham ini akan cepat mengalami rebound setelah IHSG turun.

Selain itu, saham jenis ini juga memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Bahkan, kapitalisasi pasar saham ini bisa mencapai lebih dari Ro40 triliun. Hal ini juga telah dibuktikan dengan kondisi saham yang selalu mengikuti seleksi likuiditas saham setiap enam bulan sekali. Tentunya, anda bisa melihat index LQ45 untuk melihat kondisi ini.

4. Tingkatkan Tabungan Anda

Risiko yang ditimbulkan dari setiap investasi harus anda pertimbangkan. Dalam hal ini, memiliki tabungan juga harus dilakukan untuk mengimbangi keuangan anda. Tentunya, uang yang terdapat pada tabungan ini bisa digunakan untuk sehari-hari maupun menyediakan uang ketika mendapati kebutuhan yang mendesak.

IHSG Turun main

Untuk menghadapi kondisi ini, anda juga sebaiknya melakukan penghematan dan mengalihkan dana sekunder untuk disimpan. Bahkan, para ahli juga menyarankan untuk menghemat pengeluaran dana darurat selama tiga hingga enam bulan. Tentunya, kondisi ini harus segera dilakukan untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk karena kondisi hancurnya pasar saham.

Kondisi suatu ekonomi negara seringkali berdampak kepada berbagai hal. Bahkan, kondisi ini juga bisa menimbulkan krisis ekonomi jika tidak bisa diatasi dengan benar. Oleh karena itu, bersikap tenang dan teliti perlu dilakukan untuk menghadapi kondisi ini. Tentunya, beberapa tips di atas perlu dipertimbangkan dan dilakukan agar bisa bertahan menghadapi penurunan IHSG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *