Yuk Ketahui 7 Program Latihan Fisik Pemain Sepak Bola Eropa

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga dunia yang banyak digemari masyarakat. Olahraga yang banyak membutuhkan tenaga dan ketahanan fisik yang kuat. Oleh karena itu, seorang pemain sepak bola harus memiliki ketahanan tubuh lama saat dilapangan. Maka mereka wajib melakukan serangkaian latihan fisik. Beberapa klub bola di Indonesia mulai berkiblat pada latihan fisik pemain sepak bola Eropa. Yuk simak ulasan berikut.

Agenda Fisik untuk Melatih Kebugaran Tubuh Atlet

1. Latihan Kekuatan

Untuk mempersiapkan pertandingan, setiap pemain bola perlu mengolah kekuatan fisik. Latihan beban adalah yang paling umum dilakukan, selain itu efektif untuk memperkuat ketahanan fisik pemain saat di lapangan. Pera pemain melakukan beberapa olah fisik, seperti squat jump, squat thrust, push up, back up, dan pull up. Semua agenda ini berlangsung berulangkali, menggerakan seluruh anggota tubuh mulai kepala hingga kaki.

2. Melatih Daya Tahan Tubuh

Menjaga daya tahan sangat penting bagi seorang atlet, karena hal ini menentukan berapa lama mereka bertahan di tengan lapangan. Yang paling diutamakan adalah daya tahan kardiovaskuler, untuk menambah intensitas gerakan saat menggiring bola. Latihan yang dilakukan mulai dari jogging, skipping, twisting, quick starts, dan cutting. Rangakain latihan ini berlangsung selama 40 menit hingga 1 jam dalam sehari secara rutin.

3. Melatih Elastisitas Tubuh

Bila ingin menjadi pemain sepak bola profesional, maka diperlukan latihan untuk kelenturan tubuh. Fleksibelitas adalah poin penting untuk bergerak cepat dan lincah. Kemampuan berbalik badan dan mengubah arah menjadi tujuan utama agenda latihan ini. Tidak hanya itu, melatih kelenturan fisik dapat mencegah cedera pada bagian otot serta sendi. Deretan latihan yang dijalani mulai dari sikap lilin hingga mencium lutut.

Latihan Fisik Pemain Sepak Bola Eropa

4. Melatih Kecepatan

Ketangkasan diperlukan pemain untuk membungkam lawan agar tidak berkutik. Kecepatan, ketepatan, dan keseimbangan harus dijaga hingga peluit tanda berhenti. Latihan ini membiasakan untuk melakukan relay, balapan dengan teman satu tim saat latihan. Biasanya dikombinasikan dengan gerakan menggiring bola. Atau kadang dengan sprint jarak pendek dalam intensitas tinggi, supaya gaya permainan lebih efektif.

5. Melakukan Pendinginan

Sama halnya dengan olahraga biasa, selesai berlatih secara fisik dilakukan pendinginan. Latihan fisik pemain sepak bola Eropa ini memang cukup berat, jangan sampai ketinggalan gerakan pendinginan dari kepala hingga kaki. Proses pendinginan bisa anda samakan seperti biasanya, dengan tujuan merilekskan kembali otot-otot yang tegang akibat olah fisik.

6. Menjaga Asupan Nutrisi

Agenda ini masuk dalam rangkaian pelatihan fisik. Saat bertanding tenaga akan habis terkuras, otomatis membutuhkan nutrisi cukup untuk menyeimbangkan kekuatan. Perhatikan jumlah kalori, lemak, protein, karbohidrat dan asupan nutrisi lainnya. Pola makan juga perlu diatur, disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Pastikan selalu makan makanan sehat dan memicu energi.

7. Menjaga Gaya Hidup Sehat

Disamping mengolah fisik dan mengatur pola makan, memerhatikan gaya hidup juga diperlukan. Daya tahan fisik dan kekuatan tubuh akan tetap stabil bila hidup dengan teratur, seimbang, dan sehat. Pemain bola perlu menjauhi kebiasaan minum minuman keras, bergadang, serta merokok. Pastikan memperoleh kualitas tidur cukup, dan maksimal jam 10 malam. Hindari kebiasaan makan di malam hari, karena dapat menimbun lemak pada tubuh.

Inilah sejumlah rangkaian fisik dan keterangan penting untuk pemain sepak bola. Semua dilakukan untuk kestabilan permainan saat di lapangan. Selain pelatihan fisik, ada teknik-teknik dasar yang diajarkan untuk membungkam lawan. Jika dilihat latihan ini cukup berat, namun untuk menjadi seorang profesional tantangannya berbeda. Bersusah payah dahulu baru bersenang kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *