Yuk Simak Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Mobil

Setiap pemilki kendaraan, tentu saja memiliki kewajiban untuk membayarkan pajak setiap tahunnya. Besaran biaya yang perlu dikeluarkan, akan berbeda untuk setiap kendaraan yang dimilikinya. Ketika anda sudah melakukan tanggung jawabini tepat waktu, maka kendaraan akan legal digunakan setiap harinya. Namun bagaimana jika ada keterlambatan dalam membayarkan pajak mobil ? Untuk mengetahui denda telat bayar pajak mobil yang harus dikeluarkan, simak ulasan berikut.

Mengetahui Cara Menghitung Denda Pajak Mobil

1. Proses Mengurus Denda Pajak

Jika sudah ketahuan mengalami keterlambatan pembayaran, anda tentu sedikit panik apakah masih bisa diurus atau tidak. Jika pembayaran tidak dapat diurus, maka kendaraan roda empat tidak akan bisa digunakan kembali. Namun tenang saja, karena anda masih bisa mengurusnya. Prosesnya pun tidak jauh seperti membayar pajak setiap tahunnya. Isilah formulir terlebih dahulu, kemudian serahkan formulir tersebut serahkan kepada loket pembayaran.

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Mobil

Sebelum itu siapkan beberapa berkas penting seperti STNK, fotokopi KTP, dan BPKB. Dengan dokumen tersebut, anda akan mendapatkan surat ketetapan pajak langsung dari pihak kepolisian. Ketika proses ini selesai dilakukan, anda sudah bisa melanjutkan proses pembayaran lainnya seperti SWDKLLJ beserta besaran denda yang mengikutinya. SWDKLLJ yang telah dibayarkan, anda sudah bisa mengambil berkas yang telah diserahkan sebelumnya.

Namun anda perlu mengetahui adanya peraturan baru mengenai denda telat bayar pajak mobil. Dalam beberapa waktu lalu, pihak kepolisian telah membuat peraturan terbaru. Peraturan tersebut, direncanakan untuk mewajibkan seluruh penduduk tanah air untuk memiliki surat kendaraan yang masih hidup. Apabila anda tidak mengurus surat kendaraan bermotor selama 5 tahun, maka data kendaraan akan dihapuskan.

2. Cara Menghitung Denda Pajak

Berbeda dengan denda kendaran roda dua, denda yang harus dibayarkan mobil akan jauh lebih besar.Belum lagi besaran nominal denda yang harus dikeluarkan, tergantung dari jenis kendaraan yang dimilikinya. Bagi kendaraan roda empat, denda akan diberikan sebesar 25% untuk setiap tahunnya. Jika anda sudah terlambat 3 bulan saja, besaran denda yang harus ditebus seperti membayar denda dengan keterlambatan 6 bulan.

Denda Telat Bayar Pajak Mobil

Agar mengetahui seberapa bengkak pengeluaran denda, anda perlu mengetahui jumlah nominalnya secara langsung melalui rumus perhitungan denda. Sebab, semakin menunggak pajak, besaran denda telat bayar pajak mobil yang harus diberikan juga ikut membengkak. Rumus perhitungan denda kendaraan roda empat adalah, pajak asli x 25 % x lamanya masa penunggakan dan dibagi menjadi 12. Cukup mudah dipahami bukan ? Sekarang saatnya contoh menggunakan angka aslinya.

Misalnya dalam kasus ini, anda terlambat membayarkan denda selama 6 bulan lamanya. Jika dilihat di STNK, PKB memiliki nominal sebesar Rp. 364.200 dengan SWDKLLJ sebesar Rp. 243.000. Hitunglah terlebih dahulu besaran pajak yang nomalnya harus dibayarkan. Caranya, dengan menjumlahkan PKB dan SWDKLLJ terlebih dahulu. Setelah itu, hitung menggunakan rumus denda sebelumnya. Nantinya, anda akan mendapatkan nominal sebesar Rp.394.575.

Namun proses penghitungan denda telat bayar pajak mobil masih belum selesai, karena anda harus menjumlahkan PKB + SWDKLLJ + besaran denda yang baru saja dihitung besama. Hasil penjumlahan tersebut, akan muncul angka Rp. 1.001.775. Jumlah akhir inilah yang harus anda bayarkan sekaligus menebus pembayaran pajak wajibnya. Mungkin besaran nominal ini tidak seberapa, namun rasa tanggung jawab yang dimiliki, nampaknya semakin kecil jika dilakukan berulang kali.

Memiliki kendaraan roda empat memang menjadi kebanggan tersendiri, terutama jika anda mampu membelinya dengan hasil keringat sendiri. Namun, kebanggaan ini perlu diimbangi dengan rasa tanggung jawab untuk memelihara dan membayarkan besaran pajak yang harus disetorkan. Pembayaran yang terus ditunda, maka besaran nominal denda akan semakin besar. Bahkan menurut peraturan baru, surat kendaraan yang tidak diurus selama 5 tahun akan dihapuskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *